Irony, Konsekuensi Demokrasi, dan kesiapan Indonesia. (Studi FPI dan Ahmadiyah)
Demokrasi pada dasarnya adalah kebebasan dan penerimaan terhadap segala perbedaan yang ada. Nilai ini lah yang selalu di gaung kan oleh western world lewat yang kita kenal sebagai “Hak azazi manusia” yang pada setiap pesan kunci sosialisasinya Ide tersebut (HAM) patut di junjung tinggi oleh setiap manusia dan terlebih negara yang menerapkan sistem Demokrasi ini.
Dibalik nilai yang terkesan baik dan ideal ini tersimpan irony bagi mereka yang memahaminya karena konsep kebebasan tersebut pada dasarnya memberikan kebebasan manusia dalam berfikir, memahami, dan bertindak. Dimana implementasinya mungkin akan mengalami crash atau konflik dengan apa yang disebut agama itu sendiri.
Akhir-akhir ini dan kedepannya Indonesia dituntut baik langsung ataupun tidak untuk menentukan pandanganya terhadap hal itu, dan dibutuhkan awareness tidak hanya pemerintah dan akademisi saja tapi juga seluruh Warga Negara Indonesia untuk menyikapi Demokrasi ini. Mengapa begitu? kita lihat saja mulai maraknya sekarang perbedaan-perbedan yang diekspose dari culture, Ras, sampai yang paling sensitif Agama. Karena Demokrasi pada dasarnya memberikan kebebasan setiap orang yang bernaung didalamnya, pemerintah pun mempunyai kewajiban untuk melindungi perbedaan tersebut. Seperti kejadian Monas baru-baru ini merupakan salah satu crash / konflik yang disebabkan oleh Idealisme Demokrasi itu sendiri. Dimana Pemerintah mempunyai kewajiban untuk melindungi mereka yang dianggap sebagai korban tragedi tersebut dan di sisi lain mereka yang merasa terusik Agamanya merasa tidak ada kepastian dari pemerintah untuk perlindungan agamanya tersebut.
Ahmadiyah dan kebebasan beragama ini pada dasarnya mengetahui loophole (titik kesempatan) dalam demokrasi dimana mereka dapat memperjuangkan aspirasi, pandangan, dan keyakinan mereka untuk diakui oleh pemerintah Indonesia. Di sisi lain FPI dan MUI telah menetapkan kalau mereka itu bukan bagian dari Islam sehingga pada dasarnya mereka fine-fine saja apabila Ahmadiyah tidak menyangkut pautkan ajaran Islam dalam ajaran mereka dan mereka berdiri sendiri sebagai agama baru tanpa memberi embel-embel menyertakan ajaran Islam didalamnya. Kalau dipandang dari segi Demokrasi tidak ada yang salah dalam tuntutan Ahmadiyah untuk diakui keberadaannya di Indonesia. Tapi dari segi Agama Islam itu adalah penodaan terhadap Agama yang buat para Muslim adalah agama yang diridhoi Tuhan Yang Maha Satu sampai akhir zaman.
Islam dalam perkembanganya memang memiliki perbedaan-perbedaan pandangan namum dalam perbedaan pandangan itu tidak melewati garis Akidah dalam ajaran islam yaitu 2 Kalimat Sahadat dimana hanya diakui “There is One and Only God “Allah” and Mohammad is the Messenger of God” jadi perbedaan tersebut tidak melewati garis yang ditetapkan terebut dimana Hanya ada Satu Tuhan yang berkuasa atas segala sesuatunya dan Muhamad SAW adalah Rasulnya. Ahmadiyah dalam ajarannya memberikan tambahan bahwa ada nabi setiap generasi dan bisa di bilang sebagai nabi bayangan sebelum turunnya Mahdi yang dijanjikan. Ajaran Ahmadiyah yang berasal dari India tersebut kini sudah tersebar luas dan Pusatnya sekarang ada di United Kingdom wow sebesar itu kah penyebaran Ahmadiyah.Sang pendiri Ahmadiyah pun mengatakan dirinya adalah keturunan dari Ali Bin abi Thalib, dan dirinya adalah Mahdi yang dijanjikan.
Sebagai Muslim mungkin ada baiknya untuk menyikapi ini dengan rasionalitas yang tinggi sebagaimana Al-quran dan Sunnah Rasul yang berbanding lurus dengan rasio dan ilmu pengetahuan. Sebagaimana Kita tahu Ali Bin Abi Thalib adalah keponakan dan sekaligus mantu rasul yang dinikahkan kepada Putri Kesayangannya Fatima Ra. Beliau pun dikenal sebagai khalifah ke-4 bagi Aliran Sunni dan Imam 1 dari Syiah or Shia. Kedudukan Imam Ali Sangat tinggi di Sisi Rasul seperti yang disebutkan dalam salah satu Hadist yang tercatat Sahih Muslim dimana “Sesungguh nya Ali Di sisiku seperi Harun AS disisi Musa AS. tapi tidak ada nabi setelahku”. dan satu lagi Hadist yang menunjukkan ketinggian kedudukan Imam Ali adalah “Aku ini Kota Pengetahuan dan Ali adalah Gerbangnya” Inilah mengapa Islam terbagi menjadi 2 pandangan besar yaitu Sunni dan shia dimana Shia menganggap kalau Imam Ali dan keterunannya adalah penerus yang ditetapkan oleh Nabi dengan sebutan sebagai “Ahlul bait (keluarga nabi)” bukan ke-3 khalifah yang lain. Dan Sunni menganggap Ali adalah Khalifah ke-4 sesuai dengan musyawarah pada saat itu. Konsep Mahdi pun hanya dipercayai pada kalangan Shia saja karena Mahdi yang dijanjikan adalah Imam ke-12 dari keturunan Ali Bin Abi Thalib dan Fatimah Ra yang akan menunjukkan diri di Akhir Zaman. Kalangan Sunni menolak konsep Mahdi ini walaupun banyak juga yang mempercayai akan konsep tersebut dikalangan Sunni. Iran sebagai negara Islam dengan pandangan Shia mempercayai hal tersebut sampai pada hampir pada setiap pidatonya Sang Presiden Mahmoud Ahmadinejad selalu berkata mempersiapan Iran sebai negara yang kuat untuk mendukung perjuangan Imam ke-12 Shia itu pada saat kemunculanya.
Pendiri Ahmadiyah disisi lain mengaku sebagai keturunan Imam 1 Shia tersebut tapi mengusung ajaran adanya nabi baru padahal Imam Ali yang mempunyai kedudukan tinggi disisi nabi sebagai penggantinya seperti posisi Nabi Harun AS di sisi Nabi Musa AS, namum tidak pernah ataupun berani Imam ALi atau pembelanya untuk memposisikan Imam Ali sebagai Nabi. Lewat pemahaman ini tentunya sebagai Muslim harus kita sikapi dengan baik Keberadaan Ahmadiyah ini. Pendiri Ahmadiyah yang mengaku Mahdi yang dijanjikan pun telah tiada tapi Dunia belum mengalami Kiamat dan Nabi Isa As pun belum menampakkan dirinya. Hal in tentu bertolak belakang dengan hadist Nabi yang mengatakan kalau di akhir zaman Imam Mahdi dan Nabi Isa AS akan bersama-sama memerangi Dajjal. Jadi sebagai Muslim tentunya hal bodoh kalu mau mengikuti ajaran tersebut karena secara logika dan rasio tidak nyambung. Maka memang Fatwa MUI membubarkan Ahmadiyah adalah keputusan yang melalui pemikiran panjang dan mendalam akan akidah Islam. Dan adalah Blasphemy (tindakan penodaan atas ajaran agama) tindakan yang dilakukan Ahmadiyah.
Apabila Ahmadiyah nantinya diperbolehkan keberadaanya maka akan makin banyak aliran lain yang meminta pengakuan di Negeri ini. Dan tidak hanya itu saja golongan yang memperjuangkan orientasi seksual atau “gay” pun akan menuntut haknya sebagai Manusia yang bebas memilih orientasi seksualnya.
Disinilah Ironi, Konsekuensi demokrasi yang menuntut kedewasaan Indonesia akan menyelami perbedaan yang ada dimana secara demokrasi adalah penting untuk setiap orang dapat mengutarakan pendapat, pandangan, dan keyakinannya tanpa mendapat tekanan orang lain. Tapi di sisi lain Agama adalah hal sacred yang dipegang teguh sampai titik darah penghabisan oleh mereka yang menjunjung tinggi agamanya. Akankah keduanya berjalan beriringan ? Atau apakah salah satu harus mengalah ? Problem ini yang harus dijawab oleh Indonesia sebagai Negara Kesatuan dan secara pribadi oleh setiap warga negara Indonesia. Whether we like it or not….
TIPS MENDAPATKAN BEASISWA SEKOLAH ABROAD
Banyak sekali lembaga, instansi baik pemerintah, akademis, swasta sampai perwakilan negara asing, yang memberikan fasilitas ini sebagai salah satu program mereka untuk…. yang dalam tanda “mencerdaskan kehidupan bangsa’, “membalas jasa” maupun marely “just for Corporate Social Responsibility”. Tapi semua hidden agenda itu tidak penting, yang penting adalah bagaimana kita bisa memanfaatkan output dari hidden agenda tersebut yaitu mendapatkan beasiswa yang diinginkan untuk meraih better education.
Hal pertama yang harus diperhatikan adalah tentu saja persyaratan dari beasiswa tersebut seperti IPK min 3.0 dan TOEFL 550 Admission letter Universitas yang dituju dan minimal 2 tahun masa kerja, juga dibutuhkan employer statement yaitu pernyataan atasan kalau mereka menjamin akan tetap memberikan posisi kita setelah kita menyelesaikan studi abroad.
Untuk teman-teman yang masih melakukan studi bachelornya usahakan jangan sampai IPK nya dibawah 3.0 average kalo bisa ya 3.20 or 3.30 itu sudah sangat baik dalam menambahkan nilai anda sebagai kandidat penerima beasiswa. Kalau perlu ulanglah mata kuliah yang kurang tersebut agar memenuhi standart indeks prestasi yang ditentukan.
Kemampuan bahasa ingriss sangatlah penting karena sebagaian besar program yang akan anda tempuh nanti menggunakan bahasa tersebut, sehingga TOEFL or IELTS score anda sangat menentukan apakah anda dapat mengikuti studi tersebut atau tidak. Syarat yang diberikan dari pemberi beasiswa adalah 550 untuk paper based TOEFL, 216 untuk (CBT) Computer Based TOEFL, dan untuk 6 untuk IELTS. Tapi Universitas yang dituju biasanya set standart at least 575 paper based, 232 untuk CBT dan 6,5 untuk IELTS untuk program s2 or Masternya jadi sebaiknya kita mengikuti standar universitas yang dituju apabila sudah dapat memenuhi standar toefl universitas otomatis kita juga sudah memenuhi standar TOEFL pemberi beasiswa.
Untuk test TOEFL Paper based test, ITP merupakan yang paling murah yaitu sekitar 34 US dibandingkan IELTS dan CBT yang bisa mencapai diatas 100 US. ITP pun tidak mempunyai writing segment sehingga akan lebih meringan beban dalam meraih score yang dinginkan. Tapi make sure Test ITP tersebut telah disetuui standar internasional hubungi IIEF (8317330) dan sebaiknya dilakukan test tersebut di Lembaga yang memberikan beasiswa tersebut seperti NESO indonesia atau pemberi beasiswa yang lain apabila bekerjasama dengan IIEF. Tapi jangan lupa test TOEFL yang kita ambil sebaiknya mengikuti standar Universitas yang dituju apakah menerima ITP atau tidak. tapi untuk universitas negeri Belanda tidak masalah asal test dilakukan di NESO Indonesia.
Untuk mendapatan score TOEFL yang dinginkan sebetulnya tidak terlalu sulit karena kita sekarang hidup dizaman dimana akses informasi tidak terlalu sulit selama kita mau mencarinya. Karena sudah banyak lembaga-lebaga pendidikan yang memberikan Preparation TOEFL, juga tidak dipungkiri banyak sekali Sofware TOEFL yang memberikan banyak referensi TOEFL. Dimana kita dapat langsung simulasi test sampai langsung tau hasil score kita, and karena pemerintah kita gak give a damn sama pembajakan, software-software tersebut dapat dibeli dengan harga yang sangat sangat… sangat murah dibanding anda mengikuti program TOEFL preperation.
Setelah memenuhi standar tersebut apply ke universitas yang anda tuju carilah program yang diinginkan yang sesuai dengan bachelor degree dan mendukung pekerjaan kita. Sebagai Tips buat lah kalau perlu CV anda dalam bentuk digital atau dvd/vcd dimana terdapat cuplikan anda menjelaskan kemampuan dan skill anda yang mendukung program yang anda tuju, dalam bhs Ingriss tentunya. Dengan cara tersebut saya berhasil mendapatkan admission letter dari 2 universitas yang berbeda untuk program yang sama yaitu MICM Master in International Communication Management. Sehingga saya pikir cara ini sangatlah efektif untuk mendapatkan admission letter dari program studi yang anda inginkan.
Ingat dapatkan admission letter sebelum deadline yang ditetapkan pemberi beasiswa. Biasanya hanya sekedar korespondensi email sudah cukup menjadi bukti karena surat resminya makan waktu 2 minggu untuk sampaike rumah anda sedangkan email biasanya cuma beda jeda beberapa jam atau hari saja. Karena itu manage waktu anda dengan baik dengan memperhatikan deadline yang diberikan pemberi beasiswa untuk menyerahkan semua dokumen, sehingga anda dapat mengatur agar mendapatkan admission letter tersebut sebelum deadline yang ditentukan.
Isilah dokumen-dokumen yang diminta oleh pemberi beasiswa dengan tepat dan terkesan smart ini sangat penting karena seperti Kurt Cobain bilang “You’re not the only one” yang apply untuk beasiswa tersebut. Apabila tidak ada yang miss atau kurang dalam dokumen yang anda kirim bersiap-siaplah untuk melakukan tahap wawancara.
Wawancara adalah tahap akhir yang menentukan Are you the right candidate for the scholarship program? Jadi harus diingat kalu para pewawancara menginginkan anda berhasil mendapatkan beasiswa tersebut dan kewajiban anda untuk memastikan itu kepada para pewawancara kalau andalah orang yang mereka cari. Jangan pernah bilang kalu anda akan melanjutkan stay di negara tersebut dan mencari kerja disana ini the last thing that they wanted to hear from you so keep that in mind alias cate….tt. hahaha.
Jangan lupa perluas wawasan anda akan hal-hal yang sedang hot hot hot di media or topik yang hangat dibahas. Apalagi bila hal tersebut ada kaitannya dengan negara yang dituju. Seperti pengalaman saya ditanya pendapat anda tentang film Fitna dimana kebetulan sekali saya sudah menulisnya dalam Post sebelumnya di BLOG ini.
Apabila Anda mempunyai background komunikasi mungkin mejawab pertanyaan-pertanyan adalah hal yang mudah dalam wawancara ini karena setidaknya Kita punya pemahaman akan effective communication dan bagaimana mencapai komunikasi yang efektif tersebut. Tapi untuk mereka yang yang tidak, untuk sekedar tips don’t be judgemental jawablah pertanyaan dengan berkaca pada kita sendiri dan cobalah untuk lebih dewasa dalam sense of culture yang akan memberikan pemahaman kepada pewawancara kalau anda sangat terbuka, menerima dan memahani perbedaan yang ada. Mature culture sangat dibutuhkan yaitu budaya yang tidak hanya menyadari kelemahan dan kekuatan budaya kita tapi juga kelemahan dan kekuatan budaya lain dan dapat embraced dan memahaminya dengan baik. Sehigga kita dapat menerima baik kelemahan dan kelebihan kita ataupun orang lain.
Setelah tahap akhir ini anda tinggal menunggu kabar baik, so be positive. You’ve done your best now tinggal anda berserah diri dan jangan lupa ada Dzat Yang Maha Satu, Maha Penyanyang, Maha Pengasih Maha Mengabulkan yang mengatur seluruh kejadian in this life and after. Sampai dalam salah satu firman-Nya mengatakan Nikmat mana lagi yang kau dustakan?
So…Selamat mencoba… ”Ingat kesempatan itu selalu ada tinggal anda mau mengambilnya atau tidak”.
Evolusi puisi Nagabonar
Bangkit itu malu…..malu menjadi benalu
malu karena minta melulu
Bangkit itu marah !!
marah bila martabat bangsa dilecehkan
bangkit itu mencuri
mencuri perhatian dunia dengan prestasi
bangkit itu tidak ada
tidak ada kata menyerah tidak ada kata putus asa
bangkit itu aku
untuk indonesia – ku
Bangkitlah Kau semua
Negeri kita sudah merdeka
Genderang perang sudah berbunyi
Dengarkan panggilan Ibu Pertiwi
Euforia Kedatangan Bill Gates di Indonesia
Kamis ( 8/5/2008 ) Chairman Microsoft Corp ini menawarkan bantuan software Microsoft gratis untuk perangkat komputer di SMP, SMA serta sederajatnya. Tapi ada syaratnya: bila pemerintah berhasil mendapatkan komputer murah, bantuan bisa direalisasikan pada 2009
“Nanti yang diperbantukan ke kita software baru. Dia (Bill Gates, red) nggak mau membantu dengan software usang,” ungkap Mendiknas Bambang Sudibyo usai pertemuan sore ini. (kutip detik.com)
Dan selain itu telah di siapkan event khusus untuk menyambut kedatangan orang yang katanya ke-3 terkaya di Dunia ini yaitu Presidential Lecture Featuring Bill Gates di jakarta Convention Center pagi ini. 2500 peserta terdiri atas CEO dari berbagai jenis industri, anggota parlemen, pejabat pemerintah, perwakilan asosiasi bisnis, LSM, dan civitas academica dari 45 perguruan tinggi akan hadir.Tapisebelum kita terbawa dengan event propaganda tersebut sebaiknya kita sikapi dulu tentang perkataan Bill Gates akan “software Usang”.
Well kita tahu kalo Microsoft menjadi ikon komputer dinegeri kita ini dimana ya kalo beli komputer itu pasti pake OS Windows dari Microsost. Walaupun fakta membuktikan bahwa teknologi Windows yang di elu-elukan microsoft–bilgates itu 5 tahun di bawah kompetitornya Apple. Baik dari segi keamanan, kenyamanan, design, sampai kemudahan penggunaan OS (operating system) itu sendiri. Dan fakta lain yang ada adalah OS terbaru Windows yaitu VISTA paling cepat kinerjanya itu kalo pake Apple computer dibandingkan dengan komputer merek lain hahaha. Di OS APPLE yaitu Leopard, Xp dan Vista dapat menjadi sebuah file yang dijalankan dengan aplikasi/program di dalam Leopard Apple. Jadi OS microsost cuma sebuah file yang dijalankan dengan aplikasi jadi sangat mudah apabila xp, dan vista tersebut “rusak” which is sering bgt terjadi, tinggal delete windowsnya yang berupa file trus kita panggil lagi windows yang masih dalam keaadaan bagus di “time machine” dalam leopard alhasil langsung bisa pake xp or vista nya tanpa istall ulang lagi.
Sayangnya yang tahu dan memanfaatkan teknologi canggih Apple ini cuma mereka yang Apple User saja yang jumlahnya lebih sedikit dari mereka yang “windows minded”. Para Apple User sejati pun tidak menginstall windows pada apple mereka karena dalam apple sudah ada microsot Office, dan tidak perlu menginstall windows untuk menjalankan program2 windows dalam Mac gila kan. Gak usah ada Windows tapi bisa jalanin Program-promgaram Windows. Well buat para pengguna Apple or MAC user ini gak aneh soalnya pada dasarnya OS windows adalah OS curian Bill gates dari Prototipe OS Apple MAchintosh. Seperti yang di gambarkan dalam Film “Pirate of the Silicon Valley” (bisa disewa di tempat sewa vcd and dvd) Film tentang sejarah pertempuran awal MAC dan Windows.
Diceritakan Apple sudah menjadi perusahaan besar yang memproduksi Personal Computer lengkap dari Hardware dan Sotfware dan Microsoft hanya perusahaan pembuat OS yang disebut DOS yang waktu itu di gunakan oleh IBM computer. Setelah bill berhasil membujuk petinggi IBM akan OS nya akan meningkatkan Komputer mereka dengan perkataan “tanpa OS kami komputer anda seperti seonggok besi saja”. Padahal saat itu Bill tidak punya OS tapi setelah cairan dana dari IBM langsung bil menginstruksikan untuk membeli OS yang ada yang akhirnya didapat dari sebuah perusahaan komputer di seatlle dan kemudian dipatenkan oleh microsoft dengan nama DOS. Buat mereka yang pernah gunain DOS tau betapa susah dan gak efisien tuh OS hahaha, anyway Apple telah menggunakan OS yang lebih canggih yaitu dengan Graphic Interface yang bahasa kitanya menggunakan tampilan gambar sehingga mempermudah penggunanya dan hanya tinggal klik saja menggunakan mouse. seperti kita tahu Apple adalah perusahaan komputer pertama yang menggunakan Mouse “walaupun ide penggunaan mouse ini adalah akuisisi dari ide perusahaan pembuat mouse yang sebenarnya. Karena dari itu mereka terkenal sebagai Pirate yaitu pembajak yaitu pembajak ide.
Namun Bill gates punya ide untuk mencuri OS yang menggunakan sintem Graphic Interface milik Apple tersebut. Teman-temannya berkata “Apa kau gila mau mencuri dari pembajak” hahaha. Tapi itu tidak menstop Bill Gates dateng menghadap Steve Jobs Presiden Apple Machintosh untuk menegosiasikan membuat beberapa program third party untuk Mac. Steeve Jobs dengan sombong menerima kedatangan Bill gates yang minta proyek atau kerjaan dari Steve, dengan mejelek-jelekan bill yang waktu itu masih bukan siapa-siapa, kecil, dan dianggap sebelah mata oleh Jobs. Alhasil karena kesombongan Jobs pada saat mudanya Bill gates berhasil meyakinkan Steve Jobs yang akhirnnya memberikan prototipe Mac kepada Bill Gates dan kemudian Gates memodifikasinya dan menjualnya ke produsen-produsen komputer dan negara-negara berkembang. Otomatis Steve Jobs kebakaran jenggot saat itu walaupun sekarang terbalas dengan segala kelemahan windows karena memang pada dasarnya adalah teknologi jiplakan Apple dan pengakuan terhadap Apple dari segi inovasi dan teknologi yang diterapkannya.
So Apa sih Kelebihan Windows selain gampang rusak, banyak virus, aplikasi yang gak terintegrasi sampe kebanyakan Orang Indonesia ini “Windows Minded” banget ? Well jawabannya sebetul nya bisa kita lihat dengan berkaca pada diri dan society kita sendiri. Budaya Indonesia bukan lah budaya berdiskusi dan berdebat dimana kebanyakan dari kita “just taken for granted” akan apa yang kita terima sehari-hari. Dari Crappy transportation, Crappy education, crappy music,tv,film, sampe crappy government yang kita punya sekarang. So sedikit dari kita yang benar-benar memperjuangkan kepuasaan atau bentuk ideal yang kita mau. Dan sedikit yang mempunyai pandangan yang visioner karena kebanyakan orang-orang yang mempunyai pandangan visioner disini di kucilkan oleh society itu sendiri. Ini alasan kenapa mau aja kebanyakan kita terus aja pake tuh “JENDELA” dari Microsoft Corp.
Dari segi pemasaran, perdagangan, politik, Windows diuntungkan karena policy mereka yang menjual OS nya ke pada banyak perusahaan computer hardware dari Dell, Acer, HP you name it semua pake microsoft. Beda sama Apple yang menjual OS dan HArdwarenya dalam 1 kemasan yaitu Apple computer saja.tapi tentu saja karena Windows menjualnya ke berbagai macem hardware tentu saja tingkatan error yang ada lebih tinggi dari pada apple yang semua nya dari 1 perusahaan yang sama.Tapi bayangkan betapa banyak yang diuntungkan dari Microsoft karena dari dia jadi banyak lahan kerja baru, karena masalah-masalah yang dikasih windows, dari Virus…. hmm jadi banyak tuh perusahan-perusahaan Anti virus and tentunya makin banyak juga tuh virus hahaha. Dan jadi banyak perusahaan-perusahaan komputer yang membuka cabang di indonesia membuat lahan kerja dimana-mana. belom lagi jasa perbaikan software komputer seperti install ulang yang merupakan masalah Klise untuk OS microsoft dimana pengguna microsoft pasti pernah mengalami permasalahan ini. Jadi windows dengan segala kekurangan nya adalah angsa yang bertelur emas itu makanya windows walaupun bukan OS terbaik tapi merupakan OS terpopuler di seluruh dunia.
Kembali meyikapi Tawaran Sofware gratis yang mau dikasih Bill Gates buat pendidikan di indonesia well pertanyaannya sebenarnya adalah ngapain juga kita mau di iming-imingin software gratis orang software versi bayar Microsoft yang proffesional yang kita kenal sebagai Office aja gampang rusak kok, kena virus document jadi exe. perkalian pembagian di Excel salah apablia terserang virus dan terkadang office shutdown sendiri atau hang, ini mau dikasih program Gretongan hehe makasih ya Bill gates. Sampe kapan kita mau dibegoin sama tuh orang, anak Indonesia juga udah bisa buat OS sendiri. Walaupun masih sederhana dan terdapat kekurangan tapi dengan dukungan komitmen tinggi dan pasti oleh pemerintah who knows what we can accomplish, orang awalnya juga si bill gates gak bisa bkin OS kok malah dia beli dari orang trus dinamin Dos dan nyuri dari apple untuk buat windows. Seharusnya ini yang jadi concern pemerintahan banci sekarang ini bukan mengelu-elukan orang yang membodohi kita selama ini untuk terus beli dan pake produknya.
review Fiqih Perbandingan Lima Mazhab by Muhammad Jawad Mughniyah

Indonesia terkenal dengan Aliran Sunni terbanyak so kita gak tau byk tentang mazhab awal yang jadi guru dari 4 imam Mazhab yaitu Hanafi, Hambali, Maliki, Syafii, yang notabene Imam ke 6 (Imam Jafar) dari 12 Imam Syi’ah yang seluruhnya adalah keturunan langsung dari Nabi Besar Muhammad SAW dari putrinya Fatimah ra dan Amirul Mukminin Ali Bin Abi Thalib Ponakannya.
Dari Sulbi Ali dan Fatimah ini terlahir 12 Imam yang diyakini terjaga kesuciannya dalam mengkaji Alquran dan Sunnah, dan mempunyai referensi terbaik akan riwayat hadist karena berasal dari keluarga rumah nabi langsung (biasa disebut dengan Ahlulbait). Dan Imam ke-12 dari Keturunan Ali dan Fatimah ini diyakini sebagai imam mahdi yang akan menampakkan diri pada saat akhir jaman.
Abu Hanifah (Imam Mazhab Hanafi) yang berguru pada Imam Jafar berkata tiada kutemui sesorang yang lebih Hanif dari Imam Jafar. disini memberikan fakta kalau Keluarga Nabi memang memberikan refensi paling signifikan dan paling sempurna karena mempunyai darah langsung dan kedekatan dengan nabi Muhammad SAW. Dan Kelahiran Imam Jafar adalah sama dengan Hari lahir Nabi Besar Muhamad SAW.
4 Mazhab Sunni mempunyai persamaan dan perbedaannya masing-masing dan ke 4 Mazhab tersebut mempunyai kesamaan dan perbedaan pula dengan mazhab awalnya yaitu Mazhab Jafari ini karena ya Imam Jafar memang sumber ilmu Fiqh. Tapi kenyataan ini tidak diketahui byk oleh kita orang indonesia yang dari kecil udah di kasih makan 4 mazhab Sunni so buku ini bagus buat rujukan menambah pengetahuan kita akan agama yang kita yakini ini.
PEMILU PESTA DEMOKRASI, PATRIOTISME, SEHAT GRATIS UNTUK SEMUA
“Sehat itu mahal” pernah bertanya dari mana “frase” atau ungkapan ini berasal? Dan siapa yang berani menanamkannya di lebih dari 200 juta kepala di Indonesia? sehingga sebuah menjadi hal yang lumrah kalo orang indonesia sakit siap-siap biaya mahal. Why can’t Sehat itu murah atau bahkan gak ngeluarin biaya sama sekali. Beberapa bilang itu gak mungkin “Mimpi” gila apa loe masa sakit gratis? Jawabannya kenapa emang loe enggak gak mau sistem kesehatan gratis. Gua yang gila apa loe yang gak waras hmm … Well satu yang pasti gak ada yang gak mungkin didunia ini, karena itulah salah satu tanda-tanda kebesaran Tuhan dimana “kemungkinan/probability” “perubahan/changes” adalah hal yang pasti. Tapi ternyata walaupun dengan semua kemungkinan yang ada dan diberikan banyak sekali “Kita” yang membatasi pandangan dan mimpinya seperti perkataan tadi “Beberapa bilang itu gak mungkin mimpi, gila apa loe” pernah bertanya apa mereka bilang begitu gara-gara frase tadi yang sudah tertanam diotak nya sehingga membatasi keinginan, pandangan dan mimpinya yang otomatis menutup kemungkinan-kemungkinan yang ada. Atau sederhana saja karena ada keuntungan dibaliknya.
Nilai-nilai yang sudah tertanam tadi seakan-akan Dogma dikepala mereka dan sudah menjadi hal yang gak bisa diubah. Pastinya itu bukan Dogma karena gak ada satu pun tertulis di kitab suci manapun kalo sehat itu mahal. Tapi satu yang pasti siapapun yang menanamkan nilai tersebut sudah berhasil membodohi dan berhasil mengkondisikan kalau sehat itu mahal, dan dibalik semua ini siapa yan lebih diuntungkan dari semua itu. hmm siapa yang diuntungkan dari sehat itu mahal… hallo…. ya tentu saja para korporasi, dan para elite yang dapet kompensasi dari aturan tersebut, tapi rakyat, masyarakat kecil, have they ever think about them ?
Dalam sebuah film yang baru-baru ini saya tonton seorang teman berkata pada sehabatnya kalau “You don’t take shit form no body” dan itu seharusnya karakter yang kita punya sebagai manusia yang diberi kebebasan berpikir, memilih, dan bertindak. Kita berani bertanya bahkan pada situasi yang seakan-akan tidak bisa diubah, seperti ungkapan di awal tadi yang merupakan satu dari banyak hal yang kita terima begitu saja dalam hidup kita sebagai warga negara yang bernama Indonesia.
Pemerintahan itu dibentuk untuk mensejahterakan masyarakat yang berada dalam naungan kekuasaannya tersebut, not the other way around. Coba kita lihat kesejahteraan apa yang telah diberikan pemerintahan RI selama ini . Let see transportasi, bahan bakar naik terus belum pernah tercatat dalam sejarah harga BBM turun. Pendidikan well katanya SPP dihapus, tapi itu tidak menyetop bayaran yang lain dari uang pagar, gedung, kebersihan belum lagi buku-buku pelajaran dan banyak lagi hal lain yang bisa ditambahkan dan kalau perlu dibuat untuk meng-cover pengeluaran. Sad isn’t it,
So… kalau kita dulu dengar satu perkataan orang besar seperti “Jangan tanya apa yang telah negara lakukan untukmu tapi apa yang telah kau lakukan untuk Negara” perkataan ini tentu sangat terdengar pariotik dan di satu sisi itulah memang pesan yang ingin di tanamkan, tapi ada lagi yang tujuan yang terpenting di baliknya yaitu dukungan untuk kekuasaan yang berkuasa hal ini mungkin lumrah saja kalau ada timbal balik yang diberikan oleh penguasa dan rakyat. Tapi apakah relevan di negara kita ini? Karena penguasa disini cuma bisa menghabiskan anggaran di program-program yang tidak menjawab permasalahan dan program tersebut harus ada cross kepentingan dengan dirinya secara pribadi, partai dan golongan. Tiba saatnya untuk rakyat indonesia Kritis dalam melihat permainan para pemimpin negaranya, tak peduli siapa yang dia wakili pribadi golongan maupun partai, dan jangan lagi menjadi fanatik terhadap individu, partai, ataupun golongan karena dengan begitu kita hanya akan menjadi kendaraan kepentingan politik kekuasaan mereka.
Tidak ada yang salah untuk bersikap patriotik dan memberikan dedikasi yang besar pada negara, tapi kalau sikap patriotik dan dedikasi rakyat tersebut hanya digunakan oleh elite utuk mempertahankan kekuasaanya buat APA? Seharusnya dengan memberi dedikasi yang besar dan sikap patriotik, masyarakat sadar yaitu mereka mempuyai hak yang lebih besar akan pemenuhan kebutuhan dan kepentingannya, bukan malah mensejahterakan para elite nya saja dan leave them behind ? But halo … thats what happen.
Setiap Pemilu which we so called “Pesta Demokrasi rakyat ini” sebetulnya bukan pesta demokrasi tapi pesta pembodohan rakyat dengan program-program penanaman kebutuhan rakyat akan para elite tersebut, dengan semua janji-janji basi yang sama setiap 5 tahun sekali yaitu “For the people”. Well I say Fuck that.
Kalau memang Pemilu itu Pesta demokrasi seharusnya Pemilu itu pesta dimana rakyat bisa mengkspresikan keinginannya, bahkan minta seenaknya sama partai-partai yang berani menjual dirinya buat masyarakat tersebut, so bukan para elite yang berorasi dan para pengikut cuma denger n joget-joget disuguhin para “entertainment whore lokal asli sini“. Udah gak jamannya gitu. Seharusnya pemilu itu para elite itu mendengar what people have to say and bargain whether they can full fill it for them or not.
Rakyat di setiap pemilu seharusnya punya kebebesan untuk ngomong apapun yang dia mau di depan para elitenya dan tawar menawar apakah tuntutannya itu bisa dipenuhi atau tidak sama tuh elite bukan begitu? Bukan cuma dengerin tuh elite ngomong n abis itu joget dan muter-muter show off dijalanan, come on that was so yesterday.
Tapi semua ini hanya sekedar mimpi kalo rakyat nya masih mau saja dibodohi dan mungkin memang senang atau sengaja mau dibodohi hanya karena fanatisme dan perasaan patriotik tadi ditambah komisi. “Oh come on” Semua itu hanya sesaat aja liat begitu terpilih penguasa baru baik elite legislatif n eksekutif see any changes? Yes emang ada perubahan tapi bukan ke better tapi worst. Let see pendidikan apa makin murah jawabannya … NOT, Kesehatan apa masih barang yang mahal hmm let see koreksi bukan hanya masih tapi tambah makin mahal lagi. So come on apa kita gak bosen dibohongin terus? apa kita gak bosen di janji-janjiin aja? Atau emang Kita nya yang gak berani bertanya dan memperjuangkan keinginan Kita n just go with the flow. One thing for sure Para “fucking elite” ini tak akan berhenti memanfaatkan rakyat sampai rakyat berani not only to say STOP and just simply said fuck them, tapi berjuang untuk itu that’s what call true PATRIOT.
Seharusnya kita bertanya, kritis, dan bisa mencerna mana yang benar-benar mau memperjuangkan kesejahteraan rakyat, bukan hanya mengobar janji yang dibalut “Rasa Patriotik” tadi. Tapi mungkin satu kelemahan bangsa indonesia adalah sikap kritisme itu sendiri.
Budaya yang lebih tertanam adalah Budaya “Ikut-ikutan” bukan budaya kritis yang diharapkan tadi. Semua ikut-ikutan Media massa dengan program yang sama, Bioskop dengan Genre yang sama, sampe yang membuat sedih secara pribadi adalah dunia musik tak hanya dengan genre yang sama tapi attitude dan sound yang benar-benar tidak menggambarkan seorang seniman.
Karena budaya ikut-ikutan ini, pemahaman-pemahamn yang keliru selama ini menjadi suatu hal yang biasa dan diterima. Kita semua terbiasa menerima begitu saja kondisi yang tidak menguntungkan dan mencari pembenaran untuk lari dari situasi tersebut.
Kembali ke “Kesehatan” yang merupakan kebutuhan dasar setiap manusia dan salah satu standar kesejahteraan rakyat sehingga dengan terpenuhinya kebutuhan akan kesehatan tersebut sebagai salah satu tolak ukur keberhasilan program-program yang katanya untuk mensejahterakan rakyat.
Satu pertanyaan yang mendasar dari semua yang kita telah bicarakan tadi adalah kenapa sih sehat itu mahal ? Memangnya kita tidak punya pemerintahan yang kita percayakan untuk mensejahterakan kita, well jawabannya We do have a government kita punya sebuah pemerintahan yang disebut-sebut penganut demokrasi, tapi mensejahterakan kita sebagai rakyatnya tunggu dulu.
Guru-guruku di sekolah selalu menanamkan bahwa pemerintahan kita menganut demokrasi pancasila yang artinya “dari rakyat ke rakyat untuk rakyat” saat itu saya cuma bisa berkata “Wow hebat dan mulia sekali pemerintahan yang didirikan di Negara Kepulauan ini”. Tapi waktu berjalan dan saya mulai mempertanyakan lagi “Who are you kidding with. It’s a Joke but it’s not funny and it Hurts lot of people who believed it. Sungguh ini sama sekali bukan dari rakyat ke rakyat untuk rakyat. Dan pemerintahan yang punya pemikiran yang masih rasional pasti malu untuk mengatakan hal ini karena pemerintahan yang kita punya sama jauh sekali dari ide utopia yang indah tadi.
Tujuan dibentuknya pemerintahan yang biasa kita rayakan dengan kampanye partai dalam euphoria demokrasi yang kebanyakan cuma ikut-ikutan, terlihat bodoh dan kurang kerjaan itu memang untuk mensejehaterakan rakyat. Tapi setelah terbentuknya pemerintahan, banyak hal yang tidak sejalan dalam kesejahteraan rakyat malah tumbuh subur. Salah satunya kesehatan yang mahal kenapa pemerintah tidak mau memperjuangkan kesehatan kita. Saya berani bertaruh alasan mereka pasti terdengar rasional dengan memberikan gambaran segala macam hambatan yang ada, tapi memangnya kenapa kita memilih mereka untuk menjalankan pemerintahan, ya tentu saja untuk memperjuangkan kesejahteraan kita yang salah satunya kesehatan tersebut.
Kalau tidak bisa be a man for God sake akui ketidakmanpuan dan turun kalau perlu demi kesejahteraan kami, dan jangan kasih kami alasan-alasan yang digunakan untuk membenarkan ketidakmampuan dalam memperjuangkan kesejahteraan kami sebagai rakyat. Emangnya kalian itu dipilih untuk apa ? Ya tentu saja untuk mensejahterakan rakyat kalo gak bisa ya turun. Yang menyedihkan malah ikut-ikutan memberi tangisan seperti kasus lumpur sidoarjo ironis sekali Presiden cuma bisa ikutan nangis, bukanya memberikan solusi pasti untuk situasi itu, sungguh peimimpin yang tidak tahu malu sampai ada pengungsi yang mengatakan “Kami sudah kehabisan air mata”. Kok bisa-bisanya pemimpin yang dipilih malah nangis seakan-akan ikut berempati padahal para pengungsi gak butuh tangis lagi yang merka butuh solusi pasti untuk memperbaiki hidup mereka.
Sampai kapan Rakyat Indonesia di jajah bangsanya sendiri ? sampai kapan rakyat indonesia akan selalu memilih “wakil-wakil” yang hanya mementingkan kepentingannya sendiri dan partai ? Sampai kapan rakyat mau dibohongi ? Sampai kapan rakyat akan berani bersikap kritis tidak hanya pada lingkungan, Media, Negara tapi yang terpenting dirinya sendiri, karena sebetulnya kebanyakan dari kita tidak mau, mungkin acuh atau sudah patah semangat kalah sebelum perang. Sebelum majority individu indonesia stand up for them selves Kita akan selalu menjadi bangsa yang terjajah sadly bukan oleh bangsa lain tapi oleh segelintir orang so called elite karena mereka mendapat dukungan dari kita-kita ini.



































