Banyak sekali lembaga, instansi baik pemerintah, akademis, swasta sampai perwakilan negara asing, yang memberikan fasilitas ini sebagai salah satu program mereka untuk…. yang dalam tanda “mencerdaskan kehidupan bangsa’, “membalas jasa” maupun marely “just for Corporate Social Responsibility”. Tapi semua hidden agenda itu tidak penting, yang penting adalah bagaimana kita bisa memanfaatkan output dari hidden agenda tersebut yaitu mendapatkan beasiswa yang diinginkan untuk meraih better education.
Hal pertama yang harus diperhatikan adalah tentu saja persyaratan dari beasiswa tersebut seperti IPK min 3.0 dan TOEFL 550 Admission letter Universitas yang dituju dan minimal 2 tahun masa kerja, juga dibutuhkan employer statement yaitu pernyataan atasan kalau mereka menjamin akan tetap memberikan posisi kita setelah kita menyelesaikan studi abroad.
Untuk teman-teman yang masih melakukan studi bachelornya usahakan jangan sampai IPK nya dibawah 3.0 average kalo bisa ya 3.20 or 3.30 itu sudah sangat baik dalam menambahkan nilai anda sebagai kandidat penerima beasiswa. Kalau perlu ulanglah mata kuliah yang kurang tersebut agar memenuhi standart indeks prestasi yang ditentukan.
Kemampuan bahasa ingriss sangatlah penting karena sebagaian besar program yang akan anda tempuh nanti menggunakan bahasa tersebut, sehingga TOEFL or IELTS score anda sangat menentukan apakah anda dapat mengikuti studi tersebut atau tidak. Syarat yang diberikan dari pemberi beasiswa adalah 550 untuk paper based TOEFL, 216 untuk (CBT) Computer Based TOEFL, dan untuk 6 untuk IELTS. Tapi Universitas yang dituju biasanya set standart at least 575 paper based, 232 untuk CBT dan 6,5 untuk IELTS untuk program s2 or Masternya jadi sebaiknya kita mengikuti standar universitas yang dituju apabila sudah dapat memenuhi standar toefl universitas otomatis kita juga sudah memenuhi standar TOEFL pemberi beasiswa.
Untuk test TOEFL Paper based test, ITP merupakan yang paling murah yaitu sekitar 34 US dibandingkan IELTS dan CBT yang bisa mencapai diatas 100 US. ITP pun tidak mempunyai writing segment sehingga akan lebih meringan beban dalam meraih score yang dinginkan. Tapi make sure Test ITP tersebut telah disetuui standar internasional hubungi IIEF (8317330) dan sebaiknya dilakukan test tersebut di Lembaga yang memberikan beasiswa tersebut seperti NESO indonesia atau pemberi beasiswa yang lain apabila bekerjasama dengan IIEF. Tapi jangan lupa test TOEFL yang kita ambil sebaiknya mengikuti standar Universitas yang dituju apakah menerima ITP atau tidak. tapi untuk universitas negeri Belanda tidak masalah asal test dilakukan di NESO Indonesia.
Untuk mendapatan score TOEFL yang dinginkan sebetulnya tidak terlalu sulit karena kita sekarang hidup dizaman dimana akses informasi tidak terlalu sulit selama kita mau mencarinya. Karena sudah banyak lembaga-lebaga pendidikan yang memberikan Preparation TOEFL, juga tidak dipungkiri banyak sekali Sofware TOEFL yang memberikan banyak referensi TOEFL. Dimana kita dapat langsung simulasi test sampai langsung tau hasil score kita, and karena pemerintah kita gak give a damn sama pembajakan, software-software tersebut dapat dibeli dengan harga yang sangat sangat… sangat murah dibanding anda mengikuti program TOEFL preperation.
Setelah memenuhi standar tersebut apply ke universitas yang anda tuju carilah program yang diinginkan yang sesuai dengan bachelor degree dan mendukung pekerjaan kita. Sebagai Tips buat lah kalau perlu CV anda dalam bentuk digital atau dvd/vcd dimana terdapat cuplikan anda menjelaskan kemampuan dan skill anda yang mendukung program yang anda tuju, dalam bhs Ingriss tentunya. Dengan cara tersebut saya berhasil mendapatkan admission letter dari 2 universitas yang berbeda untuk program yang sama yaitu MICM Master in International Communication Management. Sehingga saya pikir cara ini sangatlah efektif untuk mendapatkan admission letter dari program studi yang anda inginkan.
Ingat dapatkan admission letter sebelum deadline yang ditetapkan pemberi beasiswa. Biasanya hanya sekedar korespondensi email sudah cukup menjadi bukti karena surat resminya makan waktu 2 minggu untuk sampaike rumah anda sedangkan email biasanya cuma beda jeda beberapa jam atau hari saja. Karena itu manage waktu anda dengan baik dengan memperhatikan deadline yang diberikan pemberi beasiswa untuk menyerahkan semua dokumen, sehingga anda dapat mengatur agar mendapatkan admission letter tersebut sebelum deadline yang ditentukan.
Isilah dokumen-dokumen yang diminta oleh pemberi beasiswa dengan tepat dan terkesan smart ini sangat penting karena seperti Kurt Cobain bilang “You’re not the only one” yang apply untuk beasiswa tersebut. Apabila tidak ada yang miss atau kurang dalam dokumen yang anda kirim bersiap-siaplah untuk melakukan tahap wawancara.
Wawancara adalah tahap akhir yang menentukan Are you the right candidate for the scholarship program? Jadi harus diingat kalu para pewawancara menginginkan anda berhasil mendapatkan beasiswa tersebut dan kewajiban anda untuk memastikan itu kepada para pewawancara kalau andalah orang yang mereka cari. Jangan pernah bilang kalu anda akan melanjutkan stay di negara tersebut dan mencari kerja disana ini the last thing that they wanted to hear from you so keep that in mind alias cate….tt. hahaha.
Jangan lupa perluas wawasan anda akan hal-hal yang sedang hot hot hot di media or topik yang hangat dibahas. Apalagi bila hal tersebut ada kaitannya dengan negara yang dituju. Seperti pengalaman saya ditanya pendapat anda tentang film Fitna dimana kebetulan sekali saya sudah menulisnya dalam Post sebelumnya di BLOG ini.
Apabila Anda mempunyai background komunikasi mungkin mejawab pertanyaan-pertanyan adalah hal yang mudah dalam wawancara ini karena setidaknya Kita punya pemahaman akan effective communication dan bagaimana mencapai komunikasi yang efektif tersebut. Tapi untuk mereka yang yang tidak, untuk sekedar tips don’t be judgemental jawablah pertanyaan dengan berkaca pada kita sendiri dan cobalah untuk lebih dewasa dalam sense of culture yang akan memberikan pemahaman kepada pewawancara kalau anda sangat terbuka, menerima dan memahani perbedaan yang ada. Mature culture sangat dibutuhkan yaitu budaya yang tidak hanya menyadari kelemahan dan kekuatan budaya kita tapi juga kelemahan dan kekuatan budaya lain dan dapat embraced dan memahaminya dengan baik. Sehigga kita dapat menerima baik kelemahan dan kelebihan kita ataupun orang lain.
Setelah tahap akhir ini anda tinggal menunggu kabar baik, so be positive. You’ve done your best now tinggal anda berserah diri dan jangan lupa ada Dzat Yang Maha Satu, Maha Penyanyang, Maha Pengasih Maha Mengabulkan yang mengatur seluruh kejadian in this life and after. Sampai dalam salah satu firman-Nya mengatakan Nikmat mana lagi yang kau dustakan?
So…Selamat mencoba… ”Ingat kesempatan itu selalu ada tinggal anda mau mengambilnya atau tidak”.
Wew.. keren2.. makasih infonya lho bro, hehehe..
SubhanaLLAh…
Tipsnya ajjjiiiibbbh….makasiii yah…